Seperti Hujan

Aku mencintainya seperti aku mencintai hujan
Yang baru kusadari bahwa aku telah menantinya sekian lama
sejak kemarau mengeringkan tanahku

Aku mencintainya seperti aku mencintai hujan
Yang selalu datang dan pergi sesuka hatinya
Yang selalu dapat aku tatap dan rasakan ketika ia datang
Yang selalu menetes turun dari tanganku setiap kali aku merasa telah menangkapnya
Yang tak pernah kuketahui apakah kedatangannya kali itu akan membawa kesejukan atau bencana

Aku mencintainya seperti aku mencintai hujan
Yang selalu dapat ย menahanku disana namun tak pernah dapat kutahan untuk tetap disini
Yang selalu mengaburkan pandanganku atas apapun yang ada di depanku
Yang selalu dapat menahanku dari apapun yang sedang kulakukan
untuk menatap ke luar jendela ketika ia datang

Aku mencintainya seperti aku mencintai hujan
Yang membuatku harus menahan diri ketika ia datang terlalu deras
Karena ku tahu sakit yang akan hinggap ketika matahari kembali menyengat

Aku mencintainya seperti aku mencintai hujan
Yang dapat kuketahui keberadaannya lewat beberapa klik di website ramalan cuaca
Namun tetap saja ku tak miliki keberanian untuk mengejar

Aku mencintai kedinginan yang terasa di tiap tetesnya
kedinginan yang terasa di tiap hembus angin yang menyertainya
kedinginan yang masih dapat kurasakan tiap kali ia pergi

Karena aku mencintainya, seperti aku mencintai hujan

Advertisements

7 thoughts on “Seperti Hujan

      1. fahmi

        Haha, dg potensimu aku yakin tidak butuh waktu lama utk belajar, asal endingnya ga jadi awan aja ๐Ÿ™‚ btw… Puisinya bagus, pengen bisa bikin kayak gini *serius

        Like

      2. deebhagalz

        hehe, buat mesin penenun hujan terus hilang jadi awan bukan ending yang diinginkan sih… terlalu banyak faktor” penentunya tapi ๐Ÿ™‚ hadeh, ini aja inspirasi yang tiba-tiba muncul waktu bangun.. aku malah pengen bisa bikin tulisan bebas kaya mas :p

        Like

  1. fahmi

    Tulisan bebas mah cenderung asal, haha gampang bikinnya, ga perlu milah milih diksi dan latar belakang emosi, beda banget ma puisi selain dikisi pilihan juga syarat makna dan rasa. Blm pernah bisa tu bikin yg enak dibaca… Hujan bener2 menginspirasi yah ๐Ÿ˜€

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s