ia ingin tahu

mungkin memang ia memiliki keingintahuan yang tinggi. tidak. ini bukan keingin tahuan yang sama dengan yang sering orang-orang bicarakan sebagai awal dari sebuah kesuksesan ataupun sikap ilmiah. atau setidaknya ia pikir begitu. keingin tahuannya ini memang bukan hal penting. paling tidak untuk kebanyakan orang. dan ia pun tak peduli. tetapi keingin tahuan ini cukup besar. cukup untuk membuatnya lelah mencari, atau mungkin lebih tepat jika dibilang memikirkannya.

ini tentang kamu. ia ingin tahu semua tentangmu. bukan, ia tidak sedang berbicara tentang makanan, minuman, aktor ataupun penulis kesukaanmu. ia juga tidak sedang berbicara mengenai sejarah hidupmu, keluargamu, atau bahkan sejarah persahabatanmu dengan mereka yang selalu ada di sekalianrmu. informasi mengenai semua itu ada dimana-mana, kau tahu?

 ini tentang pikiran kamu. ia hanya ingin tahu semua yang ada di kepalamu. bukan, ia juga tidak sedang berbicara mengenai caramu berpikir ataupun cara pandangmu terhadap hidup dan dunia. ia selalu punya pandangan sendiri mengenai cara berpikir dan kaca mata duniamu. sebenarnya rasa ingin tahunya bahkan lebih sederhana dari itu. meski justru kesederhanaan ini yang tak kunjung terjawab.

 atau mungkin juga ini memang tentangnya. ya, mungkin ia memang seorang egois yang hanya memikirkan diri sendiri. tapi itupun ia tak peduli. 

 ia hanya selalu merasa ingin tahu apa yang terlintas di pikiranmu ketika ia melintas di hadapanmu. ia hanya ingin tahu apa yang terbersit di otakmu ketika kau menangkap bayangan keberadaannya lewat ujung matamu itu. ia hanya ingin tahu apa yang tiba-tiba muncul di benakmu ketika namanya tiba-tiba terselip dalam kalimat orang-orang disekitarmu. ia hanya ingin tahu apa yang tergambar di otakmu ketika ia berada dalam jarak pandangmu. ia hanya ingin tahu apa kamu merasakan sensasi yang sama seperti yang ia rasa setiap kali tangan kalian bertaut. ia hanya ingin tahu apakah rasa bahagia yang sering kau sebut-sebut itu terasa sama indahnya dengan yang selalu ia rasa ketika kau berada di dekatnya. ia hanya ingin tahu apakah rindu yang terkadang keluar dari mulutmu terasa sama dengan yang selalu ia rasa. ia hanya ingin tahu apa yang benar-benar ada di otakmu setiap kali ia melakukan hal-hal bodoh yang membuatmu jengkel. ia hanya ingin tahu ketulusan yang ada ketika kau memaafkan hal-hal bodoh yang ia lakukan itu. ia hanya ingin tahu apa kau juga memikirkan apa yang ia pikirkan tentangmu. dan seperti yang seseorang katakan beberapa waktu yang lalu, ia selalu ingin tahu apakan kau tersenyum saat sedang memikirkan dirinya.

Ia hanya ingin tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s