Paling tidak..

Mereka selalu berkata bahwa semua ada waktunya. Mereka berkata bahwa semua ada akhirnya. Namun siapa yang sebenarnya menentukan waktunya? Siapa yang menentukan akhirnya? Tak bolehkah aku turut andil menentukannya? Tak bolehkah aku menyarankan agar semua ini tidak berakhir disini?

Ah, tenanglah, aku tahu semua memang telah tiba di ujung jalan. Aku tak suka mengakuinya, tapi memang aku juga turut andil memilih jalan kita dulu. Tentu salahku juga jika ternyata jalan yang kita pilih harus berakhir di sudut buntu.

Yah, paling tidak jalan ini tidak berakhir di sudut kota yang pengap dan menyesakkan. Paling tidak sudut buntu ini cukup nyaman untukku menetap. Paling tidak sudut ini tak lantas melenyapkanmu dari duniaku. Aku berterima kasih untuk itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s